Kabar duka kembali datang dari Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melaporkan jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci kembali bertambah.
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa pada Minggu, 10 Mei 2026, terdapat satu jemaah asal embarkasi Medan yang meninggal dunia di Arab Saudi.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, pada Ahad 10 Mei 2026 terdapat satu jemaah wafat di Arab Saudi atas nama Qasiyani Sigito Tarmidi dari KNO-8 asal Kota Medan, Sumatera Utara,” ujar Maria dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenhaj.
Dengan tambahan tersebut, total jemaah haji Indonesia yang wafat hingga saat ini mencapai 24 orang.
Maria juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga jemaah yang meninggal dunia. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” lanjutnya.
Puluhan Jemaah Masih Dirawat di Rumah Sakit
Selain data jemaah wafat, pemerintah juga mengungkap kondisi terkini layanan kesehatan bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi.
Saat ini tercatat sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit setempat. Petugas kesehatan haji Indonesia terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap para jemaah, baik di hotel, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan.
“Hingga saat ini, 67 jemaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi,” jelas Maria.
Jemaah Diimbau Jaga Kondisi Jelang Puncak Haji
Meningkatnya jumlah jemaah yang sakit dan wafat menjadi perhatian serius pemerintah, terutama menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Pemerintah meminta seluruh jemaah menjaga stamina dan disiplin mengikuti pengaturan pergerakan yang telah ditetapkan agar tidak mengalami kelelahan berlebih. “Kedisiplinan jemaah adalah kunci agar seluruh layanan berjalan aman. Jangan memaksakan diri dan gunakan waktu untuk menjaga stamina,” tegas Maria.
Imbauan untuk Jemaah Gelombang Kedua
Bagi jemaah gelombang kedua yang mendarat melalui Jeddah, pemerintah kembali mengingatkan agar jemaah sudah mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di tanah air.
Hal ini karena jemaah akan mengambil miqat di dalam perjalanan pesawat sebelum tiba di Arab Saudi.
Setelah tiba di Bandara Jeddah, jemaah akan langsung diberangkatkan menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Pemerintah pun meminta seluruh jemaah mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah haji tahun ini.
Pastikan ibadah haji dan umroh Anda lebih nyaman, aman, dan terarah bersama Jana Madinah Wisata ✨
Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.
Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah bersama Jana Madinah Wisata 🤍
📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas!
