Masjid Nabawi menjadi salah satu destinasi utama bagi jutaan jemaah haji dan peziarah dari berbagai penjuru dunia setiap tahunnya. Lonjakan jumlah pengunjung, terutama saat musim haji, membuat pengelola masjid bersama otoritas Arab Saudi terus memperkuat berbagai aturan demi menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan seluruh jemaah.

Menjelang puncak kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah, Kementerian Haji dan Umrah RI kembali mengingatkan sejumlah imbauan penting yang perlu diperhatikan selama berada di kawasan Masjid Nabawi.

Aturan tersebut mencakup berbagai hal, mulai dari barang yang boleh dan tidak boleh dibawa, tata tertib di dalam masjid, hingga ketentuan pelaksanaan ibadah di area Raudah.

Penerapan aturan ini bukan semata-mata untuk membatasi aktivitas jemaah, tetapi bertujuan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lebih nyaman, tertib, dan khusyuk di tengah tingginya kepadatan pengunjung.

Berikut 12 imbauan terbaru di Masjid Nabawi yang perlu diketahui setiap jemaah:

1. Tidak Membagikan Uang di Dalam Masjid Nabawi

Jemaah diimbau tidak memberikan atau membagikan uang secara langsung di area Masjid Nabawi. Apabila ingin menyalurkan bantuan, sebaiknya melalui lembaga resmi yang telah ditentukan di Arab Saudi.

2. Hindari Membawa Tas dan Barang Berlebihan

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran pergerakan jemaah, pengunjung diminta tidak membawa tas besar maupun barang bawaan yang dapat menghambat aktivitas ibadah.

3. Tidak Sembarangan Mewakafkan Mushaf Al-Qur’an

Jemaah tidak diperbolehkan mewakafkan atau memberikan mushaf Al-Qur’an secara langsung ke Masjid Nabawi, kecuali mushaf yang sesuai dengan ketentuan dari Kompleks Raja Fahd untuk Pencetakan Mushaf Syarif.

4. Manfaatkan Layanan Pusat Pelayanan ‘Inayah

Jemaah dapat memanfaatkan pusat layanan ‘Inayah (Care Centers) yang tersedia untuk membantu kebutuhan informasi dan pelayanan selama berada di kawasan Masjid Nabawi.

5. Jangan Duduk di Koridor dan Jalur Jemaah

Koridor dan jalur berjalan harus tetap kosong agar arus keluar masuk jemaah tidak terganggu. Karena itu, jemaah diminta mencari tempat yang telah disediakan untuk beristirahat.

6. Hindari Berdesakan dan Saling Mendorong

Menjaga sikap tertib sangat penting, terutama saat kondisi ramai. Jemaah diminta tidak saling mendorong dan menghindari titik-titik kepadatan.

7. Utamakan Ibadah, Kurangi Aktivitas Dokumentasi

Keindahan Masjid Nabawi tentu menjadi momen yang ingin diabadikan. Namun, jemaah diingatkan agar tetap memprioritaskan ibadah dan tidak berlebihan mengambil foto atau video.

8. Tidak Menggunakan Stopkontak untuk Mengisi Daya

Penggunaan fasilitas listrik di dalam masjid untuk mengisi daya ponsel atau perangkat elektronik lainnya tidak diperbolehkan demi menjaga fasilitas bersama.

9. Hindari Membawa Uang Tunai Berlebihan

Jemaah dianjurkan membawa uang secukupnya saja saat memasuki kawasan Masjid Nabawi untuk mengurangi risiko kehilangan atau hal yang tidak diinginkan.

10. Selalu Dampingi Anak-anak

Bagi jemaah yang membawa anak-anak, pastikan mereka selalu dalam pengawasan agar tetap aman dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah jemaah lain.

11. Tidak Membawa Makanan dan Minuman

Makanan dan minuman tidak diperbolehkan masuk ke area dalam Masjid Nabawi maupun halaman masjid untuk menjaga kebersihan lingkungan suci tersebut.

12. Salat di Raudah Wajib Melalui Reservasi

Jemaah yang ingin melaksanakan salat di Raudah wajib melakukan reservasi terlebih dahulu melalui aplikasi resmi yang telah ditentukan. Jemaah juga diminta tidak melaksanakan salat di koridor atau jalur lalu lintas masjid.

Dengan mematuhi seluruh imbauan tersebut, jemaah turut membantu menciptakan suasana ibadah yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh umat Islam yang datang ke Masjid Nabawi.

Sebab, menjaga ketertiban di rumah ibadah bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bagian dari menghormati jutaan jemaah lain yang ingin beribadah dengan tenang.


Jika Anda ingin mulai merencanakan perjalanan ibadah UMRAH atau HAJI bersama layanan yang aman dan terpercaya, segera daftarkan diri Anda dan keluarga bersama travel Jana Madinah Wisata, dan mulailah perjalanan terbaik menuju Baitullah.

Wujudkan niat suci Anda bersama Jana Madinah Wisata. Nikmati layanan perjalanan umroh yang nyaman, aman, dan penuh pendampingan ibadah untuk membantu perjalanan spiritual Anda menjadi lebih berkesan.

Mulai dari persiapan keberangkatan, pendampingan ibadah, hingga pelayanan selama di Tanah Suci, kami siap menemani perjalanan ibadah Anda dengan pelayanan terbaik.

Yuk wujudkan niat suci ke Baitullah dan Madinah AL-Munawarah

bersama Jana Madinah Wisata 🤍

🕋 Tersedia Paket UMROH ITIKAF RAMADHAN BULAN FEB 2027 M / 1448 H (⇐ klik)

🕋 PROGRAM TABUNGAN UMROH (⇐ klik), Mulai dari Rp 31,5 Juta

Cukup DP ringan Rp 750 Ribu, kamu sudah bisa amankan seat!

🕋 Paket Umroh tersedia untuk keberangkatan September - January 2027 (⇐ klik)

🕋 Paket Umroh Private tersedia tinggal atur jadwal keberangkatan nya 

🕋 Paket Haji Plus (⇐ klik) dan Haji plus VIP (⇐ klik)

🤝 Pendampingan ibadah berpengalaman

📍 Kuota terbatas

Semoga Allah memudahkan langkah kita menjadi tamu-Nya di Baitullah.

📞 Konsultasi & pendaftaran sekarang juga, karena kuota keberangkatan terbatas! (⇐ klik)